KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Perpustakaan menggelar seminar, webinar, dan kuliah umum bertajuk “Literasi Digital dan Manajemen Informasi di Era Industri 4.0” pada Senin, 7 April 2026. Acara yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta ini menampilkan berbagai narasumber kelas dunia dan menjadi momentum penting bagi pengembangan kompetensi digital mahasiswa dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, dimulai dari sesi pagi dengan kuliah umum terbuka untuk umum, dilanjutkan dengan sesi seminar khusus mahasiswa pada siang hari, dan ditutup dengan webinar interaktif pada malam hari. Rangkaian acara ini diselenggarakan di gedung perpustakaan kampus yang berlokasi di jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara.
**Latar Belakang dan Urgensi Seminar**
Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mengubah paradigma literasi di abad ke-21. Tidak lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, literasi modern harus mencakup keterampilan digital yang komprehensif. Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari melihat adanya kesenjangan kompetensi di kalangan mahasiswa dalam hal manajemen informasi dan pemanfaatan teknologi digital secara optimal.
Menurut data internal perpustakaan, hanya 45 persen mahasiswa yang aktif menggunakan sumber daya digital perpustakaan dengan cara yang tepat. Selain itu, pemahaman tentang evaluasi kredibilitas sumber informasi online masih terbilang rendah di kalangan generasi digital. Oleh karena itu, Unit Perpustakaan merasa perlu mengadakan seminar komprehensif yang melibatkan para ahli dari berbagai bidang.
“Kami melihat bahwa mahasiswa kami memang pintar menggunakan media sosial, tetapi pemahaman mereka tentang penelitian akademis berbasis digital masih perlu ditingkatkan. Seminar ini adalah respons nyata terhadap kebutuhan tersebut,” ujar Dr. Hj. Nur Asiah, S.Pd., M.Pd., Kepala Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara eksklusif dengan media kampus.
**Narasumber dan Materi Seminar**
Acara seminar menghadirkan empat narasumber utama yang memiliki kredibilitas tinggi di bidangnya masing-masing. Narasumber pertama adalah Dr. Bambang Santoso, M.Si., seorang pakar literasi digital dari Universitas Indonesia yang telah menerbitkan lebih dari 20 jurnal internasional tentang teknologi informasi dan pendidikan. Beliau akan memberikan kuliah umum pada jam 08.00-09.30 pagi dengan topik “Transformasi Literasi di Era Digital: Peluang dan Tantangan.”
Narasumber kedua adalah Ibu Ratna Wijaya, S.S., M.A., seorang spesialis manajemen informasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Beliau akan memandu sesi seminar pada siang hari dengan membahas “Strategi Akurat Mencari dan Mengevaluasi Sumber Informasi Akademis.”
Narasumber ketiga adalah Bapak Adi Pratama, B.Eng., seorang praktisi teknologi dan founder dari sebuah startup bidang edtech, yang akan berbagi pengalaman praktis tentang “Aplikasi Teknologi dalam Manajemen Sumber Daya Digital.” Sesi keempat akan diisi oleh Ibu Dr. Siti Nurhaliza, S.Kom., M.T., seorang dosen dari Universitas Hasanuddin Makassar yang akan membahas “Keamanan Data dan Privasi dalam Aktivitas Digital Akademis.”
Keempat narasumber ini bukan hanya sekadar pembicara, melainkan praktisi berpengalaman yang telah membantu ribuan individu dan organisasi meningkatkan kompetensi digital mereka. Setiap sesi dirancang interaktif dengan alokasi waktu khusus untuk tanya jawab dan diskusi mendalam.
**Format dan Mekanisme Acara**
Acara seminar yang dimulai pada pukul 06.30 pagi dengan registrasi peserta ini dibagi menjadi beberapa segmen waktu yang strategis. Sesi pertama dari pukul 08.00 hingga 09.30 berisi kuliah umum yang terbuka untuk masyarakat luas, tidak hanya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Antusiasme publik terhadap topik ini cukup tinggi, terbukti dari lebih dari 500 pendaftar online dalam dua minggu pertama pembukaan registrasi.
Setelah istirahat 30 menit, sesi kedua dimulai pada pukul 10.00 dengan seminar khusus untuk mahasiswa berstatus aktif. Dalam sesi ini, pembahasan menjadi lebih mendalam dan teknis, disesuaikan dengan kebutuhan akademis mahasiswa. Peserta akan diajarkan cara menggunakan database digital seperti JSTOR, ScienceDirect, dan repository lokal secara efektif.
Pada siang hari, panitia menyediakan makan siang ringan sebagai apresiasi kepada peserta. Sesi ketiga dilanjutkan pada pukul 13.00 dengan diskusi panel dan workshop interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berlatih langsung menggunakan berbagai tools dan platform manajemen informasi digital. Setiap peserta juga mendapatkan akses gratis selama tiga bulan ke beberapa platform premium yang biasanya berbayar.
Penutup acara dilakukan melalui webinar malam hari dari pukul 19.00 hingga 20.30 dengan tema “Kolaborasi dan Berbagi Pengetahuan di Era Industri 4.0.” Sesi ini juga melibatkan mahasiswa dari universitas lain di kawasan Sulawesi Tenggara, sehingga menciptakan networking yang lebih luas bagi semua peserta.
**Pernyataan dari Pimpinan Kampus**
Prof. Dr. H. Bambang Irawan, M.Ag., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan sambutan pembukaan yang menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan literasi digital. “Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap lulusannya tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang kuat, tetapi juga keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri global. Seminar ini adalah bagian integral dari upaya kami menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif,” ujar Prof. Bambang Irawan dalam sambutannya yang bernada optimis.
Dr. Hj. Nur Asiah, Kepala Unit Perpustakaan, menambahkan bahwa perpustakaan bukan lagi hanya tempat penyimpanan buku, melainkan pusat informasi dan literasi yang dinamis. “Kami telah menginvestasikan anggaran sebesar 2,5 miliar rupiah untuk meningkatkan koleksi digital dan infrastruktur teknologi perpustakaan. Seminar ini adalah bukti nyata komitmen kami terhadap transformasi digital di sektor perpustakaan kampus,” jelasnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. H. Suparman, S.E., M.M., menyatakan bahwa hasil dari seminar ini akan dijadikan sebagai basis untuk pengembangan kurikulum berikutnya. “Kami akan mengintegrasikan hasil-hasil diskusi dan rekomendasi dari seminar ini ke dalam mata kuliah yang relevan, khususnya mata kuliah metodologi penelitian dan digital literacy untuk semua program studi,” ujarnya.
**Dampak dan Manfaat Seminar**
Kehadiran seminar, webinar, dan kuliah umum ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi berbagai pihak. Pertama, bagi mahasiswa, acara ini menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kompetensi digital yang semakin dibutuhkan di pasar kerja. Berdasarkan riset terbaru dari LinkedIn, 85 persen perusahaan mencari kandidat dengan keterampilan digital yang mumpuni, dan seminar ini akan membantu mahasiswa memenuhi ekspektasi tersebut.
Kedua, bagi para pengajar dan dosen, seminar ini menjadi platform untuk update terkait perkembangan teknologi terbaru dalam bidang manajemen informasi. Beberapa dosen akan secara langsung terlibat dalam diskusi panel, sehingga mereka dapat membawa insights baru ke dalam pembelajaran mereka.
Ketiga, bagi Unit Perpustakaan sendiri, acara ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan peran strategis perpustakaan modern dalam mendukung pembelajaran dan penelitian akademik. Data menunjukkan bahwa setelah seminar serupa diselenggarakan di universitas lain, kunjungan mahasiswa ke perpustakaan meningkat rata-rata 40 persen dalam tiga bulan berikutnya.
Keempat, bagi masyarakat luas Kendari dan sekitarnya, seminar ini membuka akses gratis untuk meningkatkan literasi digital pribadi mereka. Dalam konteks pembangunan masyarakat, ini adalah kontribusi nyata dari universitas terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia lokal.
**Persiapan dan Logistik**
Panitia penyelenggara telah melakukan persiapan yang matang selama tiga bulan terakhir. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan para narasumber, penyedia layanan webinar, dan berbagai unit di kampus. Fasilitas technical support diperkuat dengan mengundang teknisi berpengalaman dari PT Telkom Indonesia untuk memastikan koneksi internet stabil sepanjang acara.
Gedung perpustakaan telah dilengkapi dengan peralatan audiovisual berstandar internasional, termasuk proyektor laser beresolusi tinggi, sistem sound system yang canggih, dan setup untuk hybrid meeting yang memungkinkan partisipasi dari berbagai lokasi secara bersamaan.
Panitia juga menyiapkan materi untuk peserta dalam bentuk digital dan cetak, termasuk handbook dengan ringkasan materi, daftar referensi, dan link ke berbagai resource yang dapat diakses gratis. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari yang diakui secara nasional.
**Penutup**
Seminar, webinar, dan kuliah umum “Literasi Digital dan Manajemen Informasi di Era Industri 4.0” yang diselenggarakan oleh Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 merupakan bukti nyata komitmen institusi terhadap pengembangan kualitas akademik dan kompetensi digital civitas akademika.
Dengan menampilkan narasumber berkualitas, menggunakan format yang interaktif, dan membuka akses luas kepada masyarakat, acara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan literasi digital tidak hanya di tingkat kampus, tetapi juga di tingkat masyarakat lokal Kendari.
Seiring dengan transformasi digital yang terus berlanjut, inisiatif seperti ini menjadi semakin penting dan relevan. Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Perpustakaannya, telah membuktikan bahwa institusi pendidikan harus responsif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Bagi para mahasiswa, civitas akademika, dan masyarakat luas yang belum mendaftar, masih terbuka kesempatan untuk bergabung dalam seminar ini melalui website resmi universitas atau langsung menghubungi Unit Perpustakaan di nomor telepon (0401) 3198222 atau email: [email protected].
Semoga seminar ini menjadi pemicu perubahan positif dalam ekosistem pendidikan dan digital literacy di Universitas Muhammadiyah Kendari khususnya dan masyarakat Kendari pada umumnya.
—
[Akhir Artikel]