Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Perpustakaan menyelenggarakan kegiatan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa pada Senin, 31 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi mahasiswa di luar kegiatan akademik. Acara yang melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai program studi ini bertujuan menciptakan ekosistem kampus yang seimbang antara intelektualitas dan pengembangan bakat seni budaya serta olahraga.
Festifal yang berlangsung selama tiga hari dengan lokasi utama di area halaman Unit Perpustakaan Kampus Utama Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari, menampilkan serangkaian pertandingan olahraga, pameran seni, pertunjukan budaya tradisional, dan kompetisi kreatif yang melibatkan seluruh lapisan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Inisiatif ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa secara integral.
Latar Belakang Penyelenggaraan
Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang selama ini dikenal sebagai pusat literasi dan rujukan akademik, mengambil langkah strategis untuk memperluas perannya. Bukan hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi buku dan sumber daya digital, perpustakaan kampus ini berupaya menjadi jantung kehidupan kampus yang dinamis dan inklusif.
Direktur Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Hamzah Mansyur, M.Pd., menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran akan pentingnya keseimbangan dalam pengembangan sumber daya manusia. “Perpustakaan modern tidak hanya menyediakan akses informasi, tetapi juga menjadi ruang untuk kreativitas dan kolaborasi. Festival ini adalah manifestasi dari visi kami untuk menciptakan lingkungan kampus yang mendukung pengembangan holistik mahasiswa,” ujar Dr. Hamzah dalam konferensi pers Jumat, 28 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan misi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, karakter yang baik, dan keterampilan yang relevan dengan industri. “Kami percaya bahwa mahasiswa yang sehat secara jasmani, aktif secara sosial, dan kreatif secara seni akan menjadi pemimpin yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.
Serangkaian Kegiatan Festival
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa yang dimulai pada Senin pagi, 31 Maret 2026, menawarkan berbagai cabang olahraga yang melibatkan mahasiswa dari seluruh fakultas. Pertandingan yang diselenggarakan mencakup bola voli, futsal, badminton, tenis meja, bulu tangkis, serta cabang olahraga tradisional seperti pencak silat dan tawuran.
Lebih dari 500 mahasiswa terdaftar sebagai peserta aktif dalam berbagai kegiatan olahraga. Setiap fakultas membentuk tim untuk berkompetisi secara sportif, dengan harapan dapat mempererat hubungan antar program studi sekaligus meningkatkan kesehatan fisik dan mental mahasiswa. “Partisipasi mahasiswa sangat antusias. Kami bahkan harus membuka pendaftaran tambahan karena minat yang melampaui ekspektasi kami,” kata Koordinator Event Olahraga, Egi Hermawan, S.E., M.M., yang juga merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Di sisi seni dan budaya, Festival menampilkan pameran karya seni mahasiswa yang mencakup lukisan, patung, fotografi, dan instalasi seni kontemporer. Lebih dari 150 karya dari mahasiswa Fakultas Seni dan Desain, Fakultas Ilmu Pendidikan, serta mahasiswa dari fakultas lainnya yang memiliki minat seni ditampilkan dalam satu kompleks pameran interaktif.
Selain pameran statis, festival ini juga menampilkan pertunjukan seni pertunjukan yang dinamis. Dari pertunjukan band mahasiswa, tari kontemporer, hingga pertunjukan teater yang ditampilkan di panggung utama di halaman perpustakaan. Seniman lokal dari Kendari dan sekitarnya juga diundang untuk memberikan warna dan perspektif baru bagi mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga belajar secara langsung dari praktisi seni profesional. Ini adalah kesempatan untuk networking dan inspirasi yang tidak boleh dilewatkan,” jelas Kepala Divisi Seni dan Budaya Universitas Muhammadiyah Kendari, Dra. Siti Nurhaliza, M.Sn., dalam acara pembukaan festival pada pagi hari, 31 Maret 2026.
Programnya juga mencakup workshop dan seminar pendek tentang pengembangan potensi seni dan olahraga. Peserta dapat mengikuti workshop melukis, fotografi, koreografi, serta seminar tentang nutrisi dan kesehatan olahraga yang diampu oleh para ahli dari dalam dan luar kampus.
Dukungan Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Ridwan, M.A., memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini. Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan langsung di lapangan pada Senin, 31 Maret 2026, Rektor menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan akademik dan non-akademik.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk mencetak mahasiswa yang komprehensif. Tidak cukup hanya mahir dalam teori, tetapi juga harus memiliki keterampilan praktis, kreativitas, dan kepribadian yang baik. Festival seperti ini adalah sarana konkret untuk mewujudkan visi tersebut,” ujar Prof. Ridwan dalam sambutan resminya yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, dan karyawan kampus.
Rektor juga menambahkan bahwa kegiatan ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk menunjukkan prestasinya kepada publik yang lebih luas. “Saya mengharapkan mahasiswa kami tidak takut untuk tampil, untuk menunjukkan apa yang mereka kuasai, dan untuk terus berinovasi. Kesempatan seperti ini jarang datang, jadi manfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya sambil memberikan aplause kepada seluruh peserta festival.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. H. Zainal Abidin, M.Si., juga hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya sekadar hiburan semata. “Festival ini adalah investasi kami untuk membangun karakter mahasiswa. Melalui olahraga, mereka belajar tentang disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas. Melalui seni, mereka mengembangkan kreativitas, ekspresi diri, dan apresiasi terhadap keindahan,” jelasnya.
Dampak dan Manfaat bagi Mahasiswa
Para pakar pendidikan tinggi menganggap inisiatif seperti festival seni dan olahraga ini sebagai bagian penting dari pengalaman mahasiswa yang holistik. Menurut penelitian yang telah dipublikasikan oleh berbagai jurnal pendidikan internasional, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga dan seni terbukti meningkatkan prestasi akademik, kesehatan mental, dan soft skill yang dibutuhkan industri.
Mahasiswa semester enam dari Fakultas Teknik, Ridho Pratama, yang menjadi peserta aktif dalam turnamen futsal festival ini, mengungkapkan manfaat yang langsung dirasakan. “Saya biasanya fokus dengan skripsi dan tugas-tugas perkuliahan. Melalui festival ini, saya bisa berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai jurusan, menyegarkan pikiran, dan juga menjaga kesehatan fisik saya. Ini sangat bermanfaat untuk keseimbangan hidup saya,” ungkapnya dengan antusias.
Sementara itu, Anisa Putri, mahasiswa semester empat dari Fakultas Seni dan Desain yang menampilkan karya fotografinya dalam pameran festival, merasa festival ini memberikan platform yang sangat berharga. “Selama ini, karya saya hanya dilihat oleh dosen dan teman sekelas. Sekarang saya bisa menunjukkan karya saya kepada komunitas yang lebih luas, mendapat feedback, dan bahkan ada yang berminat untuk berkolaborasi dengan saya. Ini adalah pengalaman yang benar-benar mengubah perspektif saya tentang potensi diri saya,” ceritanya.
Dari aspek psikologis, Dr. Budi Santoso, M.Psi., seorang psikolog klinis yang pernah melakukan studi di Universitas Muhammadiyah Kendari, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini memiliki efek positif terhadap kesehatan mental mahasiswa. “Masa mahasiswa adalah periode yang penuh dengan tantangan dan tekanan akademik. Kegiatan olahraga dan seni adalah outlet yang sehat untuk mengelola stress, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan identitas diri. Universitas yang menyediakan platform seperti ini menunjukkan perhatian yang serius terhadap kesejahteraan integral mahasiswanya,” kata Dr. Budi dalam komentar tertulis yang dikirimkan ke redaksi.
Keberlanjutan dan Rencana Ke Depan
Menanggapi kesuksesan festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari telah merencanakan pelanjutan kegiatan serupa di masa depan dengan skala yang lebih besar. Dr. Hamzah Mansyur mengumumkan rencana untuk menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan yang terstruktur.
“Kami akan membuat festival ini sebagai agenda rutin setiap tahun, mungkin pada periode yang sama atau waktu yang lebih strategis. Kami juga sedang mengeksplorasi kemungkinan untuk melibatkan universitas lain di wilayah Sulawesi Tenggara untuk menciptakan kompetisi antarkampus yang lebih meriah,” ungkapnya.
Selain itu, Unit Perpustakaan juga berencana untuk mengintegrasikan festival ini dengan program pengembangan kepemimpinan mahasiswa dan pembinaan prestasi akademik. “Kami ingin menciptakan ekosistem di mana prestasi olahraga dan seni tidak memisahkan mahasiswa dari fokus akademik mereka, tetapi justru saling melengkapi dan memperkuat,” jelas Dr. Hamzah.
Penutup
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 31 Maret 2026 merupakan bukti nyata dari komitmen institusi pendidikan tinggi ini dalam mengembangkan mahasiswa secara menyeluruh. Melalui kegiatan yang dinamis, melibatkan ratusan peserta, dan menarik perhatian komunitas kampus, festival ini menciptakan momentum positif bagi pengembangan budaya akademik yang sehat dan inklusif.
Dengan dukungan pimpinan universitas, partisipasi aktif mahasiswa, dan keterlibatan akademisi serta praktisi dari luar kampus, festival ini tidak hanya memberikan nilai hiburan dan olahraga, tetapi juga memiliki dampak pedagogis yang mendalam dalam membentuk kepribadian dan kompetensi mahasiswa.
Ke depannya, diharapkan inisiatif seperti ini dapat menjadi bagian integral dari pengalaman akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas tetapi juga terampil, kreatif, sehat, dan bermoral tinggi. Dengan demikian, Universitas Muhammadiyah Kendari semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
(Penulis: Redaksi Berita Kampus | Foto: Dokumentasi Unit Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari)